Selasa, 27 Desember 2011

Perayaan Natal GBKP Tg Priuk 2011 (26-12-2011)


Setting Panggung nuansa Batak Karo
 Untuk Tahun ini 2011 Gereja Kami GBKP (Gereja Batak Karo Kristen Protestan) Jemaat Tanjung Priuk merayakan puncak kebaktian Natal pada tanggal 26 Desember dan bertempat di GOR Sunter  Jakarta Utara.  Acara yang berdurasi 3 jam ini dan di mulai jam 3 sore ini, diserahkan pada sebuah Event Organizer yang sudah terbiasa menangani kebatian pada perayaan – perayaan ibadah gereja.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, pengisi acara untuk tahun ini lebih dinamis dan variatif, hal ini terlihat dari bintang tamu yang menghadiri acara natal ini. Dimulai dari Julita Manik, saya baru tahu kalau ibu ini yang menciptakan lagu “Bapa yang kekal”. Dan murni merupakan orang batak karo “ginting manik”  bahkan Jonathan Prawira pun bisa turut hadir dalam perayaan natal kali ini. Semua jemaat bisa larut dan menikmati setiap pujian dan penyembahan yang ditampilkan oleh kedua bintang tamu tersebut. Dan tak lupa pula ada operet natal.
Profil Julita Manik

Untuk khotbah Natal, Pendeta Glorius Bawengan Mth, di percaya untuk membawakannya. Bahkan pendeta ini juga akan tampil kembali untuk acara GBKP Tg Priuk pada bulan April 2012 nanti. Pendeta Glorius juga mengingatkan kembali konsep Natal yang sesungguhnya adalah “kita harus memberi, karena kita sudah terlebih dahulu di berikan kasih karunia oleh Tuhan kita Yesus Kristus”  Untuk tema yang diangkat oleh GBKP itu sendiri  diambil dari Lukas 2 : 29-32 “Tetap Ukurta ibas persadaan ras Kristus”
Dan Natal itu sendiri adalah Mendatangi bukan di datangi. Ini terlihat bahkan Tuhan juga mendatangi manusia sebagai Bayi kecil yang lahir
Natal juga berbicara tentang kesukacitaan, hal ini pun harus terlihat dari cara kita tampil membawakan pujian. Kesukacitaan yang ada didalam hati harus ditampilkan keluar.  Yang menarik adalah ketika pdt Glorius menceritakan analogi tentang Ulat dan Ular yang diusir keluar dari sebuah taman oleh seorang petani, konon ceritanya ada seorang petani yang mengusir ulat dan ular karena menggangu hasil taninya. Ketika ular dan ulat sudah berada di luar pertanian itu, mereka pun berfikir dengan keras bagaimana caranya agar bisa masuk kembali dan menikmati hasil pertanian itu. Adapun yang dilakukan ulat adalah merubah dirinya menjadi kepompong dan bermetamorfosa  menjadi seekor kupu – kupu  yang cantik. Sehingga menarik hati petani untuk mengundangnya untuk masuk ke pertaniannya. Sementara Ular juga merubah bentuknya dengan mengganti kulitnya saja, dan hal ini tetap membuat petani mengenali bentuk asli ular tersebut, sehingga dibunuhlah ular tersebut oleh petani.  Kita sebagai manusia dituntut untuk bermetamorfosa seperti ulat menjadi kupu – kupu yang cantik itu. Bukan hanya sekedar berganti kulit saja seperti ular. Hal ini seperti datang ke gereja, lalu  ketika keluar dari gereja kembali ke sifat aslinya. Kita harus mampu bertransformasi menjadi sebuah bentuk baru yang indah dan memancarkan kemuliaan dan kesukaan akan siapa kita sebenarnya . Sehingga semua orang tahu bahwa kita benar adalah anak-anakNya. 

Koor GBKP Tg. Priuk
 Pesan berikutnya yang hendak disampaikan oleh pendeta ini adalah, dalam setiap hal seharusnya kita tidak perlu merasa terlalu khawatir. Untuk setiap perkara pasti memiliki jalan keluarnya masing-masing. Sebab untuk dosa yang besar yang kita tanggung pun Tuhan telah menyediakan diriNya untuk menjadi penebus bagi dosa dosa kita. Tidak alasan bagi kita menjadi khawatir.
Total secara keseluruhan acara Natal kali ini yang panitianya merupakan rayon Walang, Semper, dan Sukapura ini berjalan dengan meriah dan dengan penuh sukacita. Meskipun ada sedikit kekisruhan pada saat terakhir pembagian konsumsi, namun hal ini tidak mengurangi makna natal itu sendiri.

Salut dengan ibu Pendeta Jenny Eva Karo Sekali yang mampu membawa GBKP Tg.Priuk  bertransformasi kearah yang lebih baik. Mampu membawa angin segar perubahan dan mau menerima serta belajar akan hal – hal baru. Semoga di Natal yang akan datang, ke-inovativ-an ini akan terus berkembang dan berkembang lagi. Sehingga mampu membawa jemaat GBKP khususnya Tg. Priuk memiliki wawasan baru dan luas. 

Selamat Natal 25-12-2011 dan Tahun Baru 01-01-2012

Tuhan Berserta Kita
Penampilan Julita Ginting Manik

Profil Jonathan Prawira

Penampilan Jonathan Prawira

Operet Natal 2011




Sabtu, 17 Desember 2011

Belajar dan Bergaul-lah dengan orang Baik

Pesan Dari TDW
Belajar dan Bergaul dengan orang baik, akan menjadikan kita manusia yang baik pula. Sederhananya seperti itu pesan G'mail yang saya terima dari TDW hari ini. Belajar, sedikit saya tambahkan disini kita bisa belajar dari siapapun, dimanapun dan kapanpun, dan jadikan semesta ini adalah sekolah yang abadi. Tentunya kita juga harus dituntut untuk bisa mempelajari segala sesuatu yang baik - baik saja. Pelajari yang baik dan untuk setiap hal buruk yang kita tahu atau kita alami sebaiknya dilupakan. Terapkan hati yang terbuka untuk mampu mempelajari hal - hal baru, bersedia untuk diubahkan dan selalau berfikiran positif. Bukannkah ada pepatah cina yang mengatakan, sangat sulit sekali untuk dapat mengisi sebuah cangkir yang sudah penuh terisi.Jadi untuk dapat terus belajar sederhananya kita juga harus berusaha mengsosngkan diri kita terlebih dahulu, agar setiap hal dapat dengan mudah kita terima dan pahami. 
Berikutnya adalah Pergaulan, menurut pak TDW pergaulan merupakan salah faktor penting juga untuk menentukan keberhasilan. Kita harus bergaul dengan orang - orang yang berhasil (baik), dengan demikian kita pun akan tertular virus keberhasilannya. Bukankan virus kejahatan sama cepatnya dengan virus kebaikan jika menulari seseorang. Jikalau seperti itu mengapa kita mau diri kita ditulari untuk sesuatu yang jahat yang tidak memiliki manfaat apapun. Bukankah lebih bijak kita tertular virus - virus kebaikan dan keberhasilan. selebihnya kitalah yang seharusnya menjadi agen - agen perubahan itu dan menularinya kepada yang lain.  

Kesimpulannya, Jika ingin berhasil (menjadi kaya dan bersahaja) lakukan proses belajar yang berkesinambungan, dan pilihlah teman kita bergaul untuk berhasil.

"Tetap lakukan yang baik dan lihat apa yang akan terjadi. Orang Baik rejekinya baik"





Minggu, 11 Desember 2011

Jawaban UTS Semester V Tahun 2011

Link Di bawah ini merupakan jawaban dan pertanyaan dari soal - soal UTS yang di berikan oleh dosen, Tahun Ajaran 2011 / 2012 Semester V  Universitas Bung Karno Jakarta Pusat
Semoga bermanfaat
  1. Jawaban UTS Hukum Pajak 




Kamis, 01 Desember 2011

Petermuan dengan U’andri



Ah, sudah lama juga baru bisa bertemu kawan yang satu ini. Andri, teman ketika dulu masih bekerja di Bawah Bendera Tumble Tots WTC mangga 2.  Memang sebelumnya beberapa bulan yang lalu, sempat juga bertemu dengan andri di kantor. Berbicara dengan andri bisa ngalor-ngidul dan semuanya nyambung. Karena kawan yang satu ini memiliki pengetahuan yang luas. Bahkan kawan ini merubah paradigm saya tentang music Grindcore (Metal cadas) yang identik dengan headbang, jorok, bau dan ga jelas ini, menjadi sebuah music bergenre tertentu yang memiliki keahlian tertentu dan cara tersendiri untuk memainkannya. Dan satu hal lagi andri dapat mengemasnya dengan baik dan detil tanpa kehilangan unsur gelap dan sangar dari musik Grind itu sendiri, dan konsistensi andri terhadap jenis music ini, tidak berubah dari dahulu hingga sekarang. Meskipun konsistensi ini tidak berjalan lurus dengan dunia kerjanya. Maklumlah kawan ini sering gonta – ganti pekerjaan. Masih sedikit perusahaan yang belum melihat dan menemukan sisi idealisme andri dan profesionalisme-nya. 

Dan untuk berbagi semua ilmu yang dimilikinya, kawan ini sedikitpun tidak pernah perhitungan. Bahkan andri siap memberikan apapun hal yang dia tahu selama itu kawannya. Tidak hanya music saja yang masuk ketika bicara dengannya. Bahkan hal yang berbau teknolgi infomasi pun dia masih nyambung. 

Kawan yang berlatar belakang pendidikan dari ITB ini, masih memiliki segudang keahlian lain.
Senang bisa mengenal kawan yang satu ini. Sukses buat U’andri. GBU
   

Jakarta, 30 Nopember 2011


Hari ini langsung ke KPPN, tanpa sempat melakukan absent pagi di kantor. Yang ada sampai di KPPN masih terlalu pagi. Untungnya masih mendapatkan nomor kecil. Dan untungnya juga antrian pada saat itu tidak terlalu ramai. Alhasil, rencana semula yang nantinya memasukkan SPM Ganti Uang Persediaan sekaligus TUP nihil, harus dipisahkan, GU dahulu yang bisa dimasukkan, sementara TUP nihil di tunda menunggu bukti SSBP dari BRI Jalan Kopi.
Sementara menunggu pembayaran SSBP dari BRI jl, Kopi. Kembali ke kantor untuk mengambil SPM TUP nihil, balik lagi ke KPPN untuk  antri. Yang ada ketika SSBP sudah ditangan dan siap dengan antrian. Dan maju ke meja pemeriksaan. Ada beberapa kekurangan, salah satunya SPTJB belum ditandatangani oleh Bendahara Pengeluaran. Dan satu hal lagi, SSBP yang sudah dibayarkan harus di Leges (validasi) terlebih dahulu sebelum dilampirkan. Dan untuk Leges ini harus disertakan surat pengantar terlebih dahulu. Ditandatangani oleh bendahara pengeluaran.
Padahal sebelum ini, pengajuan TUP nihil untuk satker kami belum pernah menjalani hal semacam ini. Hanya melampirkan SSBP saja. Tanpa dilampirkan bukti legesnya.
Alhasil hari ini, hanya bisa memasukkan GU saja ke KPPN, sementara TUP Nihil harus diulang kembali esok hari.
Sekalian saja ke BRI Jl. Kopi untuk mengambil berkas pembayaran pajak, yang tadi pagi belum sempat diambil karena ada kendala offline. Untung saja tiba di BRI sebelum jam 3, sebab lebih dari jam 3 sore. Transaksi sudah tidak dilayani.

Daftar Istilah 

SPM GU :  Surat Perintah Membayar Ganti Uang Persediaan. Setiap satker memiliki uang persediaan yang digunakan untuk membiayai keperlun sehar-harinya.

TUP Nihil : Tambahan Uang Persediaan Nihil. Dalam keadaan tertentu Satker dapat memintakan tambahan uang persediaan. Yang jumahnya pastinya lebih dari uang persediaan yang dimiliki. Dan ketika tambahan uang persediaan ini sudah selesai digunakan maka harus dibuatkan TUP Nihilnya. Dan dilaporkan kembali ke KPPN. Dan jika ada kelebihan uang dari TUP yang diajukan maka uang tersebut di kembalikan dan dibuatkan laporannya dalam bentuk SSBP.

SSBP : Surat Setoran Bukan Pajak.

SPTJB : Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja. Surat ini merupakan salah satu kelengkapan dalam pengajuan SPM. Isinya merupakan rincian dari apa yang Satker lakukan.