Sabtu, 30 April 2011

Kinderfield Juaranya!!!!

 

13025302531470076032
DUren Sawit Keluar sebagai Juara Umum (Sumber : FBnya Ms Aling)

SAlut. Adalah kata pertama yang terucap. Terutama atas prestasi yang diraih Kinderfiled Duren Sawit sebagai juara umum kategori Marching band dengan pendamping guru dalam acara Marching in Harmony 2011 , adapun kategori lainnya yang diraih Kinderfiled Durensawit adalah sebagai berikut : Costume player 1st , Costume color guard 2nd, mayorette 2nd, Field Comander 5th, Visual effect 1st, Musical effect 1st, Percusion effect 2nd, General effect 1 st, Color Guard Technic 2nd.
Posisi juara dua dan tiga untuk kinderfield tebet dan kinderfield sunter di kelas Marching band tanpa pendamping guru.   Seperti tahun - tahun sebelumnya kinderfield selalu ambil bagian dalam ajang kompetisi seperti ini. Dan seperti tahun - tahun sebelumnya,  moment - moment seperti ini adalah yang ditunggu - tunggu.
Marching Band
Perlombaan marching band tahun ini terdiri dari beberapa kategori, pertama anak tingkat kindergarten ( usia TK) dengan didampingi oleh gurunya, berikutnya kindergarten tanpa didampingi guru (mandiri) dan juga ada juga tingkat Sekolah dasar (SD) dan juga untuk tahun ini tingkat SMP pun sudah mulai diikutsertakan. Sebagai Informasi tambahan saja marching band dari Kinderfield duren sawit melibatkan kurang lebih 45 anak. Dan mereka menampilkan yang terbaik dari yang mereka bisa. Dimulai dari harmonisasi nada yang dimainkan, dan juga tidak boleh tidak kerapihan barisan dan kekompakan masing - masing individu ditonjolkan (bayangkan mereka masih kecil - kecil loh). Meskipun acara ini yang sejatinya dimulai pukul 9 pagi tetapi karena
1302531932107842196
Kelamaan Menunggu

beberapa hal sehingga membuat acara ini mundur beberapa jam dan hal ini pun tidak membuat semangat anak - anak Kinderfield goyah (terutama anak2 Kdf Duren Sawit, karena mereka datang lebih awal). Tetapi, meskipun sudah lama menunggu, mental juara dan pantang menyerah tak  pernah padam. Hal ini terucap ketika salah satu perwakilan anak dari Kinderfield Duren Sawit maju ke depan saat berbicara dengan ibu mentri Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak, Linda Amalia Sari Gumelar, anak itu berbicara bahwa keinginannya semata untuk menang dan membawa pulang piala yang disediakan. Ibu Mentri pun agak sedikit terkaget mendengar jawaban dari anak sekecil itu, dimana sudah menunjukkan keinginan yang kuat untuk menang.
“Bilqis”
Tahun 2011 ini, merupakan yang ke-6 kalinya acara rutin  ini digelar, dan sekaligus acara ini untuk memperingati satu tahunnya “martir kecil” kita yaitu Bilqis. Yup tepat satu tahun “martir kecil” ini kembali ke pangkuan yang Maha Kuasa. Tetapi semangat nya tetap ada ditengah teman - temannya dan kerabat-kerabatnya. Doa Kami menyertaimu Bilqis.
1302532984943830677
Ibu Linda Amalia Sari Gumelar ketika berdialog dengan salah satu anak Kdf Duren Sawit

Persiapan Menjelang Lomba
Sedari pagi sudah tiba di lokasi, untuk mempersiapkan segala keperluan untuk tampil nanti. Dan seluruh kru dan official sudah siap diposisi masing - masing. Sebelum mempersiapkan segala sesuatunya. Para Official dan kru (dimana sebagian besar adalah guru dari sekolah yang bersangkutan) melakukan briefing tentang apa yang akan dilakukan danbagaimana cara melakukannya, hal yang direncanakan hingga hal - hal yang sifatnya darurat atau tidak direncanaakan, semuanya dibahas dalam briefing singkat ini. Sehingga semua kru tahu bagaimana cara melakukan sesuatu. Tepat dan cepat, inilah yang diharapkan. Sehingga hasilnya terbukti sangat efektif.
Keberhasilan yang dicapai Kinderfield Durensawit dan juga Kinderfield Tebet dan Kinderfield Sunter tidak terlepas dari solid dan sabarnya para guru  (Mr and Miss Nya, ini merupakan sebutan untuk para pegajar di Kinderfield) dalam melatih anak didiknya. Dan bukanlah hal yang mudah untuk dapat mendidik dan melatih generasi - generasi muda untuk memiliki jiwa kompetisi  dan memiliki jiwa sportivitas yang tinggi. Ditambah usia anak yang dilatih merupakan usia yang lagi aktif -aktifnya bereksplorasi. Sehingga untuk kemenangan yang sudah diraih tiap tahunnya makin mengukuhkan akan kematangan dan kedewasaan serta profesionalitas dari Personil guru Kinderfield itu sendiri.
13025340811254852074
solidnya para guru (hal ini sangat berpengaruh terhadap Mental anak) L-R : Ms. Wati, Ms. Epink, Ms. Sarah dan Ms. Yulia

Dan kemenangan kali ini juga makin membawa nama  KInderfield menjadi semakin eksklusif dan membedakan diri kearah yang lebih baik dalam partisipasinya turut mencerdaskan Kehidupan bangsa. Sehingga mampu menciptakan lulusan yang mampu bersaing, baik dalam skala nasional dan internasional kedepannya.  Tentunya tidak hanya dalam bidang Marching band saja, diharapkan di hal yang lainnya pun Kinderfield tetap mampu untuk bersaing.
Bravo Kinderfield. Terus Maju.

Galeri GAmbar
1302535321345895447
Briefing Singkat

13025357221015842652
Devile (Kinderfiel Tebet)
1302536080594995689
Duren Sawit Performance
1302536321795164695
Pembukaan Oleh Bu Mentri
130253645750872908
Trophy Yang Didapat tahun ini (Banyak ya)
1302537018647128495
Panitia Pelaksana (Salahsatunya adalah ibunda dari Bilqis)
1302537781574221305
Bu mentri berdialog dengan anak2

Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri

Sehabis makan siang, saya membaca sebuah artikel disini. Saat Teh Nini yang merupakan istri (atau mantan istri ya) dari AA. Gym memberikan ceramah agama dikawasan depok jawa barat. Ada ungkapan yang bagus menurut saya, kata - katanya  seperti ini ” kalau ada keluarga yang belum sakinah, berarti masih ada kemaksiatan dirumah, jangan salahkan suami.” Hal ini sangat menarik, sebab semangat perubahan di mulai dari diri sendiri dan itu tidak dimulai dengan menyalahkan keberadaan orang lain. Dalam hal ini membangun sebuah rumah tangga dibutuhkan sikap dewasa dari masing - masing pihak, tidak hanya dari satu pihak saja. Masing - masing berusaha lebih banyak memberi daripada menerima, lebih banyak mengerti dari pada dimengerti. Sehingga impian membentuk sebuah Rumah tangga yang Sakinah terwujud. Setidaknya Teori yang ditawarkan seperti ini, meskipun pada praktiknya dilapangan terdapat perubahan - perubahan.
Terlepas dari hasil nanti yang dicapai akankah berhasil atau tidak, dalam hal ini membentuk sebuah keluarga yang Sakinah. Setidaknya semangat untuk mau berubah dan mau untuk terus belajar sudah ada. Itu yang saya lihat dari Teh Nini ini. Pastinya sangat sulit untuk beliau mengajarkan orang “ bagaimana cara membentuk sebuah keluarga yang sakinah” sementara berbeda dengan apa yang dialamainya.
Dan juga tidak mudah untuk kita bisa memahami arti dari setiap pengajaran sementara beberapa hal berbeda pada kenyataannya. Yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar tidak hilang, apapun keadaan yang terjadi nanti.
Beberapa tahun yang lalu ketika saya pulang kampung (tepatnya di Munthe, puluhan kilometer dari Medan SUMUT) ada sebuah tulisan yang terpampang disebuah rumah orang ginting. “Kalak si salah Mburak sirubah” (mburak merupakan panggilan bagi marga ginting) kurang lebih artinya seperti ini : Orang lain yang berbuat salah Kita (orang Ginting) yang berubah. Terlepas dari siapa yang salah dan siapa yang benar, yang harus berubah adalah diri kita sendiri. Sama seperti yang dikatakan Teh Nini “jangan menyalahkan Suami” Jika kita berubah, maka dunia disekeliling kita pun akan berubah. Dan kalau pun tidak berubah, percayalah suatu saat pasti akan berubah. Mengutip  perkataan salah satu iklan air mineral di TV , “perubahan dimulai dari diri sendiri”.
Salam perubahan

Kunjungan Kerja Mahkamah Agung RI ke PTTUN Jakarta




1303880892251027472
3B, Berpikir, Bertindak dan Berubah

Sedari pagi hingga sore hari kemarin 26 April 2011, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta sibuk berbenah untuk mempersiapkan acara rapat koordinasi dan kunjungan dari Sekretaris MARI dan Ka BUA MARI. Pada pagi harinya, sudah disibukkan dengan Rapat Koordinasi se-wilayah kerja Pengadilan Tinggi TUN Jakarta, yang meliputi PTUN Jakarta, PTUN Bandung, PTUN Banjarmasin, PTUN Pontianak, PTUN Palangkaraya, PTUN Samarinda. Rapat kali ini juga membicarakan 3B yang sedang ramai dibicarakan dilingkungan Peradilan, Yaitu Berpikir, Bertindak, Berubah. Hal ini yang menjadi perhatian dari Pak KPT (Ketua Pengadilan Tinggi) TUN Jakarta Sudarto Radyosuwarno, SH selaku pimpinan dari satker dibawah wilayah hukumnya.Dengan ke-3 hal ini
1303891013945256994
Pak Ketua dengan 3B-nya Berpikir - Bertindak - Berubah

diharapkan mampu meningkatkan kinerja para penegak hukum. Selepas melakukan rapat koordinasi, maka pada pukul 10.00 wib setelah rehat kopi, ada juga kunjungan dari Ka. BUA Mahkamah Agung RI Bpk DR. H.Subagyo, SH, MM  dan Juga Sekretaris Mahkamah Agung RI Bpk. Drs. H.M. Rum Nessa, SH, MH dan juga Bpk Sonson Basar selaku Dirjen Badimiltun.(Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara) Kali ini kunjungan mereka murni merupakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi.
130388744020546474
Pak Wasek PTTUN (memegang Buku) memberikan penjelasan kepada Pak Ka. BUa MARI (Bpk Subagyo)
1303890518877221323
Pak Ketua PTTUN Jakarta Sudarto Radyosuwarno, SH (Baju Biru) sedang melakukan pembicaraan dengan Pak Subagyo (Ka. Bua MARI) dan degan Pak Zein (Wasek PTTUN, membelakangi kamera) 

Setibanya Pak Subagyo dan Pak Rum Nessa beserta jajarannya di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta, segera mereka melakukan inspeksi dan explorasi ke seluruh bagian dan ruangan di PTTUN. Sekaligus mendengarkan secara detail  penjelasan dari Pak Wasek dan Ketua PTTUN Jakarta. Meskipun kunjungan yang hanya berdurasi 2-3 jam ini, sudah cukup bagi Pak Subagyo dan Pak Rum Nessa  beserta jajarannya untuk bisa mengambil kesimpulan dari kunjungan beliau kali ini. Setelah selesai dengan inspeksi dan explorasinya, rombongan menyempatkan melakukan tanya jawab dengan peserta rapat koordinasi se-wilayah hukum peradilan PTTUN Jakarta, meskipun dilanda keterbatasan waktu (dikarenakan padatnya jadwal Ka, Bua dan Sesma MARI) tetap mereka menjawab setiap pertanyaan dengan senang hati. Selesai rehat makan siang, maka selesai pula kunjungan mereka.
Selesai dengan kunjungan dari Jajaran Mahkamah Agung RI, Maka rapat koordinasi pun dilanjutkan kembali hanya dengan Pak Sonson Basar selaku Dirjen Badimilitun.
Meskipun saya tidak bisa menangkap secara keseluruhan isi rapatnya, setidaknya saya dapat menangkap beberapa gambar yang bisa diambil selama rapat berlangsung.
13038895371523364030
(Ki-Ka) Pak Subagyo, Pak Rum Nessa dan Pak Sonson Basar, ketika melakukan inspeksi di kamar mess IKAHI (Ikatan Hakim Indonesia)
13038896891388181684
Peserta Rapat serius mendengarkan penjelasan
1303889833907480861
Pak Rum Nessa (Baju Krem) terlibat pebicaraaan dengan Pak Sonson Basar (bersandar ke dinding)
130389001975553585
(ki-Ka) Pa Sonson, Pa Rum Nessa, Pa Subagyo dan Pak Ketua PTTUN Jakarta (Sudarto Radyosuwarno) saat meberikan penjelasan dan ruang tanya jawab kepada peserta rapat.

Perayaan Paskah (GBKP) Gereja Batak Karo Protestan Tg. Priok




13036390551549176187
Khotbah Paskah gbkp Tg priok 2011

Setelah pada hari jumat tanggal 22 april 2011, seluruh jemaat GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) Tg Priok melakukan kebaktian “jumat agung” .  Puncaknya kegiatan acara paskah tahun 2011  dilakukan pada hari ini minggu tanggal 24 april 2011. Dimulai dengan kebaktian subuh yang dimulai pukul 05.00 pagi tadi, rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan paskah dimulai dengan khotbah pagi dengan tema “Tuhan sudah Bangkit, Percayalah”. Pendeta Jeni Eva Karo Sekali Sth, Mth menegaskan makna kebangkitan Tuhan Yesus sebagai sebuah  perenungan ke dalam, kebangkitan Tuhan adalah sebuah simbol kemenangan atas maut. Dan kita sebagai umat yang percaya harus menanamkan simbol kemenangan dengan mengedepankan kasih akan kemenangan iman dan tetap rendah hati dan selalu ingat untuk tetap perduli akan sesama kita.

Perayaan Paskah
Adapun untuk memperingati paskah tahun ini, berbagai macam acara sudah dipersiapkan. Mulai dari koor yang di lakukan para kaum ibu, kaum ayah hingga kaum anak- anak. Semua berusaha menampilkan yang terbaik dari apa yang sudah mereka latih dan persiapkan selama ini. Dan tidak luput pula drama singkat tentang arti paskah, Adapun tema drama paskah kali ini, tentang kehidupaan seorang keluarga kristiani dimana si ibu memiliki karakter yang sombong dan keras kepala, drama ini  dibuka dengan  ketidaksukaan seorang istri akan pekerjaan suaminya yang menjadi “badut” sementara suami merasa tidak ada masalah dengan menjadi badut asalkan halal, dan juga dikisahkan juga si ibu ini sombong dan arogan terhadap pembantunya,  ditambah si ibu ini juga masih percaya sama dukun - dukun palsu dan pengajaran sesat, diakhir cerita si ibu ini diubahkan total menjadi pribadi yang memiliki pancaran kasihNya. Menjadi pribadi yang menerima suaminya, tidak arogan terhadap pembantunya dan kembali percaya kepada penciptaNya.
1303654963714658693
Drama Paskah Gbkp Tg Priok 2011

Semua bahu - membahu agar terlaksananya acara paskah tahun ini. semua ikut ambil bagian tidak pandang dari usia, jenis kelamin, kemampuan ataupun strata sosial. semua satu dan tidak ada diskriminasi. Semua terlibat. Ah.. Bukannkah ini salah satu maklumat yang Tuhan inginkan sejak dahulu,  tidak adanya pembatas atau sekat - sekat dalam kehidupan ini. Nikmatnya jika hal ini tidak hanya bisa kita lihat dan rasakan di gereja saja. Alangkah indahnya jika semua manusia baik dari suku bangsa apapun, golongan apapun dan dari kelas ekonomi manapun bisa merasakan kasih karunia Tuhan. Ah.. sungguh nikmatnya.
Dan tidak ketinggalan juga kaum anak, juga turut mempersembahkan sebuah pujian sebagai ungkapan rasa syukur mereka, meskipun mereka lelah, ini dikarenakan malam sebelumnya diadakan Persami (perkemahan sabtu minggu) hal ini dilakukan untuk dapat mempererat rasa persaudaraan diantara mereka dan menciptakan rasa saling ketergantungan dan toleransi terhadap sesama. Meskipun didera rasa lelah dan ngantuk dan sebagainya, anak - anak ini tetap semangat.
1303656056488001300
Persembahan pujian yang diberikan Kaum anak2 

Acara Kebaktian paskah pun selesai tepat pukul 8.30WIB dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama. Setelah sarapan pun nanti akan diadakan acara selanjutnya, yaitu diisi dengan perlombaan - perlombaan,  ada perlombaan kuis alkitab, ada juga perlombaan vokal group dan ada juga lomba masak nasi goreng. Untuk yang terakhir ini (masak nasi goreng) jurinya diambil dari salah seorang penjual nasi goreng yang biasa keliling dimalam hari. Sehingga siapapun nantinya yang jadi juara di lomba ini, dianggap sudah bisa untuk berdagang nasi goreng.
Tetapi dari semua hal yang sudah dilakukan, intinya adalah semangat paskah harus tertanam dalam masing - masing pribadi kristiani, sehingga setiap pribadi yang sudah merasakan keselamatan mampu memancarkan kembali kepada lingkungan kita, dengan tingkah laku dan perbuatan kita. Bukan sekedar rutinitas tahunan yang tidak memiliki kesan apapun dan tidak membawa perubahan apapun. Bukan kah Pengorbanan Dia di kayu salib adalah untuk membawa sebuah misi perubahan dan tidak hanya sekedar pengorbanan semata.

Selamat Paskah Saudara.

Senin, 18 April 2011

Bagian Keuangan PTTUN Jakarta

Beberapa istilah ataupun hal penting yang perlu diingat. Kode Satker Pengadilan Tinggi TUN Jakarta 526704.
Dan Kode untuk Mata anggaran (yang diingat bagian depannya saja) sebagai berikut : 51 untuk Belanja Pegawai, 52 belanja operasional. 53 Belanja Modal
UP istilah untuk Uang Persediaan
TUP istilah untuk Tambahan Uang Persediaan
GUP istilah untuk Ganti Uang Persediaan

SPM istilah untuk Surat Perintah Membayar terbagi menjadi 2 yaitu :
SPM Gaji yang berhubungan dengan Gaji Induk setiap bulannya, ataupun Rapelan gaji (Yang berhubungan langsung dengan gaji)
dan ada juga SPM Non Gaji  (biasa disebut juga dengan SPM Rutin), seperti Uang Makan, Pembayaran PLN, Pembayaran Telkom, ATK Dll.
Ada juga istilah LS (Langsung) artinya pembayaran diberikan langsung kerekanan yang bekerja sama dengan kita. Nah ada juga Non LS artinya pembayaran itu diberikan oleh Bendahara Pengeluaran. 
Semua Pembayaran dilakukan dengan aplikasi yang saling terkait antara PTTUN dengan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) dan semua pembayaran  langsung dilakukan antar rekening.Kecuali untuk beberapa hal yang sifatnya ada pengecualian (itupun masuk ke rekening PTTUN). 

Sebenarnya masih sangat banyak istiah yang berhubungan dengan keuangan, tetapi untuk pemula seperti saya, cukup dulu hal2 kecil seperti ini dahulu. 

Mobil Kami Marroon (perawatan berkala)

Marrun
Ga terasa sudah mendekati lunas mobil yang kami miliki (oh iya kami menamakannya Marrun). Dan kemarin tepatnya minggu tanggal 17 April 2011, kami melakukan perawatan berkala yaitu Penggantian Oli Mesin dan Filter Oli dan juga penambahan air aki. Sebenarnya diawal kami hendak melakukan perawatan di bengkel, tetapi dikarenakan hanya ganti oli dan filter oli  saja, maka kami memutuskan untuk melakukannya sendiri, toh tidak terlalu sulit. Nach Jadilah kami membeli sendiri ke toko, Oli Prima XP produksi pertamina seharga Rp. 92.500,- ditambah Filter Olinya (asli Indoparts) Rp 15.000,- Total Rp. 107.500,- sementara itu jika kami ganti di bengkel, maka biaya yang harus kami keluarkan Rp. 140.000,- yah lumayanlah hemat Rp. 30.000,- meskipun agak sedikit kotor dan harus masuk kolong mobil. Terakhir ganti oli itu jatuh pada bulan oktober 2010, jadi kurang lebih sudah 6 bulan belum ganti oli, dan ketika ganti oli kemarin, KM penggunaan kendaraan kami hanya 5000KM. Dan ketika sudah diganti oli, kami mencatat kembali  KM Marrun yaitu 47.250 KM yang artinya Marrun harus kembali ganti oli pada KM 52.250, Meskipun ketahanan oli Prima Xp hingga 7500KM tetapi saya tidak memaksakannya. Dan pada perawatan berkala berikutnya tidak lagi mengganti Filter oli, karena rumusnya adalah 2 kali ganti oli 1 kali ganti filter.

Dan beberapa waktu lalu, kami juga sudah mengganti Oli persneling dan Gardan dengan oli khusus, dan akan diganti secara berkala setiap 30.000KM. Kurang lebih akan diganti kembali pada KM 75.000. Dan biaya yang kami keluarkan untuk ganti Oli Gardan dan Perseneling  sebesar Rp. 200.000,-

Rupanya Bulan oktober tahun 2010 kemarin, Marrun juga sudah melakukan penggantian sparepart seperti V belt AC dan Belt Water pump dan juga bearing Pully, dan pada waktu itu servisnya di BERES (Bengkel Resmi Suzuki) kalau ga salah pada waktu itu biaya perawatannya sekitar Rp 265.200,0
Berikutnya yang perlu diperhatikan untuk perawatan Marrun dalam waktu dekat adalah Spooring untuk ban kiri kanan depan belakang dan Tune Up Mesin.

Semoga Marrun makin Prima dalam menemani dan mengantar kami kemanapun.

Sabtu, 02 April 2011

Hukum Waris Perdata

Syarat - Syarat Pewarisan :
  1. Adanya Pewaris 
  2. Adanya Ahli Waris
  3. Adanya Harta Waris : Harta Waris harus dikurangkan dengan :
    1. Segala Pembiayaan Jenazah.
    2. Segala Biaya Rumah Sakit
    3. Segala Hutang Piutang
Kewajiban Yuridis : Berdasarkan Hukum / Ketetapan
Kewajiban Moral : Berdasarkan Kesadaran dan hati nurani

Kewajiban ahli waris hanya sebatas harta yang ditinggalkan, hal ini untuk menghindari beban hutang terhadap ahli waris.

Hukum Positif mengakui ada 2 jenis kematian : yaitu Mati wajar dan mati tidak wajar.


Selebihnya ada di diktat.

(Kuliah ke 2)  2 April 2011

Hukum Ketenagakerjaan

Hubungan Kerja  harus terdiri dari : 
  1. Perjanjian Kerja (Calon Pekerja dengan Majikan )
  2. Perjanjian Kerja Bersama (Organisasi Serikat Pkerja dengan pengusaha)
  3. Peraturan Perusahaan (Ditetapkan oleh Pengusaha)
Dalam hal ini : 
  1. Peraturan kerja / perburuhan harus memenuhi undang - undang tenaga kerja .
  2.  Harus mengikuti syarat / perjanjian yang diatur dalam  hukum privat / Hukum perdata.
Syarat perjanjian kerja adalah Subjektif dan Objektif :
Syarat subjektif adalah syarat mengenai orangnya . pribadi yang hendak bekerja  yang terdiri dari :
 1. Persetujuan / Kata sepakat
 a. Bukan karna Paksaan
b. Bukan karna kehilafan
c. Bukan karna penipuan
2. Kemampuan Bertindak
 Harus memenuhi KHUPer untuk Bekerja usia 21 tahun tetapi untuk bekerja  harus sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan tenaga kerja dilapangan. 
 Syarat Objektif adalah syarat yang berhubungan dengan objek / tujuan dari pada perjanjian yang meliputi :
1. Ada Jenis Pekerjaan
2. Pekerjaan itu tidak bertentangan atau melawan hukum.
Jika tidak memenuhi syarat subjektif  maka Perjanjian kerja itu bisa dibatalkan.

Asas - asas dari perjanjian kerja  di dalam hukum perdata:
1. Asas Konsesual (konsesus) asas kesepakatan bersama. Dmana perjanjian buruh dengan perusahaan adalah didasari kesepakatan bersama, maka jika ada perubahan ataupun penyempurnaan haruslah di bicarakan kembali untuk mencapai kesepakatan bersama . Initnya 2 belah pihak harus sepakat.
2.Asas Keterbukaan, artinya mau berjanji apa saja dibolehkan asal harus dilandasi kesepakatan bersama sebelumnya. Contoh : Upah Minimum Regional Rp 1 juta rupiah, dibawah dari ini tidak diperkenankan tetapi untuk diberikan lebih itu sah - sah saja." Selama tidak bertentanga janji apa saja di perbolehkan selama menjunjung asas keterbukaan dan kesepakatan tadi".
Lalu bagaimana dengan Pembantu rumah tangga? Saat ini DPR sedang membahas UU tentang Pembantu Rumah tangga, diharapkan 2012 sudah dapat diterapkan.
3. Asas SunSevanda . Apa yang sudah dijanjikan harus dilaksanakan  (harus Ditaati) Contoh : Gaji yang harus dibayarkan setiap tanggal 30 setiap bulannya, hal ini harus dilakukan, kecuali memang jika ada kesepakatan diawal bahwa gaji dibayar setiap tanggal 1. Artinya setiap janji harus ditaati, dan jika ada perubahan harus disepakati oleh bersama dari masing - masing pihak.
4. Asas Keterikatan , setiap perjanjian harus diawali dengan keterikatan. Harus ada bukti konkrit , tidak hanya perjanjian kerja saja. Adanya pembayaran gaji dan tunjangan sebelum dimulai atau sesudah pekerja.

(kuliah ke 2) 2 April 2011