Senin, 14 September 2009

Pemeriksaan lanjutan di Budhi Jaya (II)




Bagi saya ini merupakan sebuah ujian perjalanan hidup yang tidak mudah. Tetapi saya tetap harus berfikir positif bahwasannya ada juga pasangan yang rela melakukan apa saja bahkan hingga keluar negri untuk memperoleh keturunan, kalau melihat ini perjuangan saya belum ada apa – apanya. 

Kali ini merupakan kunjungan kami yang ke 2 (14 September 2011)  dan kali ini fokusnya konsul terhadap hasil laboratorium darah dan laboratorium andrologi, dimana seminggu sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan. Kami mendapat giliran konsul di urutan ke 10. Jam waktu itu menunjukkan kira – kira setengah 6 sore, kurang lebih lama waktu pemeriksaan 20 menitan. Ini hasil kesimpulan diskusi  dengan beliau. Hasil laboratorium darah dan laboratorium andrologi menunjukkan beberapa fakta, diantaranya ;


  • 1.       Hormon istri tidak ada yang salah, semuanya dalam batas normal.
  • 2.       Jumlah sperma diatas batas cukup.±250 juta-an
Hanya saja jumlah sperma yang mampu bertahan hidup l % mengapa hal ini bisa terjadi dikarenakan sel darah istri saya mengeluarkan zat yang mampu membunuh sperma,  dalam bahasa kedokterannya ASA (anti sperma dan anti bodi) dalam darah diri istri saya tinggi.

Lalu kenapa ASA itu bisa ada? sampai sekarang masih di teliti keberadaanya, tapi menurut Prof, Ichramsyah, pernah ada suatu kejadian di negara Inggris (kalau tidak salah tahun 2001-an waktu beliau masih kuliah disana) diteliti mengapa kasus ini terjadi, salahsatunya di sebabkan adanya hubungan darah segaris/minimal dekat antara pasangan suami istri (meskipun hal ini tidak diketahui oleh pasangan suami istri).